Tips dari Kang Abik Bagi Penulis Pemula
Tips dari Kang Abik Bagi Penulis Pemula
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Penulis novel Islami, Habiburrahman El Shirazy atau yang biasa disapa
Kang Abik memberikan tips khusus bagi penulis pemula agar bisa
menghidupkan lokasi yang diceritakan di dalam novel.
Sebab,
cerita akan terasa hidup kalau penulis mampu menggambarkan lokasi yang
diceritakan dengan baik. Hal ini disampaikan oleh Kang Abik saat hadir
sebagai narasumber beda buku terbarunya yang berjudul "Merindu Baginda
Nabi".
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Menurut Kang Abik, menceritakan sebuah tempat, kota atau negara
dengan baik dan detail sangat diperlukan dalam sebuah karya. Itu agar
pembaca seakan-akan berada di lokasi tersebut.
"Pertama
kali sebelum pembaca itu harus dirimu dulu sebagai penulis itu harus
merasa ada di sana, kalau penulis tidak merasa ada di sana, bagaimana
bisa mengajak pembaca," jelas Kang Abik di Islamic Book Fair (IBF) di
Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Ahad (22/4).
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Untuk
mendukung detail lokasi, sambung Kang Abik, penulis juga perlu
melakukan riset langsung. Kang Abik memberikan contoh, dalam novel
"Merindu Baginda Nabi, dia langsung riset ke Malang, Jawa Timur. Bahkan,
Kang Abik, mengaku sebagian besar novel yang diterbitkan oleh Republika
Penerbit itu ditulis di Malang.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
"Waktu saya
langsung ke Malang, anda cari nama tempatnya, baksonya juga ada seperti
di dalam novel. Tapi tentu pesantrennya tidak ada, karena ini kan novel,
cerita fiksi," kata Kang Abik.
Kemudian, jika
kebetulan penulis belum pernah ke lokasi yang diceritakan dalam
karyanya, maka dia bisa meminjam mata, telinga orang lain. Kang Abib
memberikan contoh, dalam novelnya yang menggambarkan tentang Rusia
secara detail, padahal dia sendiri belum pernah ke sana.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Oleh
karena itu, Kang Abik bisa menggambarkan lokasi dengan bantuan orang
lain. "Saya meminjam mata dan telinga orang yang sudah berpuluh-puluh
tahun tinggal di Rusia sehingga seakan-akan saya pernah ke sana," ujar
Kang Abik.
Comments
Post a Comment