Milameilia Signature Perpaduan Batik dan Busana Muslim
Milameilia Signature Perpaduan Batik dan Busana Muslim
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Salah satu brand modest fashion baju muslimah, Milameilia Signature
terus memperkuat dan menciptakan karya terbarunya. Kali ini, memadukan
modern fabric dengan kain tradisional Indonesia seperti batik, songket,
dan sebagainya.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Desainer Milameilia Signature Mila Meiliasari mengatakan perpaduan
ini menjadi inti DNA dari setiap hasil karya milameilia. "Kami telah
berganti nama menjadi Milameilia signature yang sebelumnya Zuikaffah.
Perubahan nama dan logo mempertegas karakter koleksi baju yang dirancang
oleh Mila Meiliasari," ujarnya.
Menurutnya, re-branding
dilakukan pada nama, logo, dan kemasan. Selebihnya justru semakin
menguatkan ciri khas dari desain-desain Milameilia. Konsep desain baru
brand terdiri dari lambang motif kawung yang menunjukkan jati diri kain
Indonesia yang dalam hal ini batik.
Adapun tulisan nama
milameilia dipilih menggunakan font lembut yang menunjukkan feminitas
perempuan. Sedangkan pilihan huruf kapital dan tegas pada kata signature
menunjukkan ketegasan pada setiap desain yang diluncurkan serta
melambangkan kekuatan seorang perempuan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Milameilia
signature sebagai brand baju muslimah memperlakukan para perempuan
penggunanya secara istimewa melalui koleksi yang dihadirkan dalam jumlah
terbatas. "Koleksi yang dihadirkan tidak dibuat secara masal untuk
menjaga ekslusifitas di dalam setiap rancangannya," ucapnya.
Pengumuman re-branding tersebut dilakukan dengan menggelar fashion show di acara Muslim Fashion Festival 2018 bertempat di Jakarta Convention Center. Fashion show milameilia signature mengambil tema Batik Setitik.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
"Tema ini dipilih berkaitan dengan re-branding
kami. Batik Setitik adalah salah satu ciri dari karya-karya kami dimana
setiap karya kami menyematkan kain batik. Kain batik yang kami angkat
kali ini adalah batik pekalongan dengan motif abstrak berpadu kawung.
Melalui Batik Setitik kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh
masyarakat Indonesia di belahan manapun bahwa sangat penting untuk
mencintai karya anak bangsa, bahwa kemanapun seseorang berkelana hingga
ke ujung dunia, mereka perlu kembali ke tanah airnya untuk membangun
negaranya," jelas Mei.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Tampil sebagai muse di fashion show
Batik Setitik ialah Sarita Abdul Mukti sebagai salah satu sosialita
yang sangat mencintai batik. Sarita memiliki cita rasa terhadap batik
yang cukup bagus. Selain itu, Sarita memiliki kesamaan rasa dalam
pemilihan warna fashion yang dia kenakan yakni warna-warna bold yang menunjukkan pribadi matang, kuat, dan percaya diri.
"Saya
senang menjadi muse dari desainer milameilia signature karena ia
berhasil menciptakan desain batik yang lebih modern dan kekinian," ujar
Sarita.
Untuk head piece yang digunakan oleh para model dan
muse dirancang dan dibuat oleh Muhammad Raihan, siswa kelas 2 SMA
ERUDIO School of Art. "Kami berharap milameilia signature semakin
dicintai oleh khalayak Indonesia dan diterima di dunia internasional,"
ungkapnya.

Comments
Post a Comment